Pengumpan Granul Vakum
Menanyakan- Area Aplikasi -
Pengumpan granul vakum adalah sejenis peralatan penyampaian pipa yang bebas debu dan tertutup yang mentransmisikan bahan granul dengan hisap vakum. Sekarang banyak digunakan dalam pemrosesan produk plastik, bahan kimia, farmasi, makanan, metalurgi, bahan bangunan, pertanian dan industri lainnya.
- Nilai Keuntungan -
1. Operasi sederhana, pengisapan yang kuat.
2. Penggunaan pintu baja tahan karat, dapat memastikan bahwa bahan baku tidak tercemar.
3. Penggunaan kipas tekanan tinggi sebagai inti daya, tidak mudah untuk merusak, umur layanan yang panjang.
4. Makanan yang cerdas, simpan persalinan.
- Parameter Teknis -
Model | MotorPower (kw) | Kapasitas (kg/jam) |
VMZ-200 | 1.5 | 200 |
VMZ-300 | 1.5 | 300 |
VMZ-500 | 2.2 | 500 |
VMZ-600 | 3.0 | 600 |
VMZ-700 | 4.0 | 700 |
VMZ-1000 | 5.5 | 1000 |
VMZ-1200 | 7.5 | 1200 |
Salah satu fitur utama dari pengumpan pelet vakum adalah kesederhanaan operasi dan kapasitas pengisapan yang kuat. Hanya dalam beberapa langkah sederhana, operator dapat dengan mudah mengangkut bahan granular, menghemat waktu dan upaya yang berharga. Pengisapan pengumpan yang kuat memastikan transportasi material yang efisien, bahkan dari partikel besar atau berat.
Memastikan integritas bahan baku sangat penting untuk berbagai industri. Untuk mengatasi masalah ini, pengumpan pelet vakum dilengkapi dengan pintu baja tahan karat. Pintu bertindak sebagai perisai, melindungi partikel dan mencegah kontaminasi apa pun yang dapat membahayakan kualitas produk akhir. Dengan fitur canggih ini, Anda dapat yakin bahwa materi Anda tidak akan terkontaminasi di seluruh proses produksi.
Pengumpan pelet vakum menggunakan peniup bertekanan tinggi sebagai inti daya, memastikan daya tahan yang sangat baik dan umur layanan yang panjang. Tidak seperti pengumpan tradisional yang mudah rusak dan membutuhkan penggantian yang sering, kipas tekanan tinggi pengumpan sangat tahan terhadap keausan, menghasilkan penghematan biaya yang signifikan dalam jangka panjang. Desain kasar ini memastikan transfer material yang berkelanjutan dan andal, meminimalkan downtime dan memaksimalkan produktivitas.